POLITEKNIK ACEH RAIH AKREDITASI ”B”

Posted By Abd_raman on 28 Mei 2015


Banda Aceh – Setelah IAIN Ar-Raniry pada tahun 2014, kini ada satu lagi kampus di Aceh meraih nilai B untuk akreditasi perguruan tinggi, yaitu Politeknik Aceh. Politeknik Aceh berhasil mendapatkan nilai B untuk akreditasi intitusi berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) nomor 283/SK/BAN-PT/Akred/PT/IV/2015  pada tanggal 18 April yang lalu.

Tentu saja, keberhasilan ini tidak hanya disyukuri oleh civitas akademika Politeknik Aceh tetapi juga oleh masyarakat Aceh, mengingat masih minimnya kampus di Aceh yang terakreditasi B. Direktur Politeknik Aceh, Zainal Hanafi, menyatakan sangat bersyukur kepada Yang Maha Kuasa atas pencapaian ini, mengingat Politeknik Aceh merupakan kampus baru, namun telah mampu sejajar dengan kampus-kampus ternama lainnya.

Pencapaian yang didapat oleh Politeknik aceh ini adalah salah satu bentuk pengakuan dari Pemerintah dan Masyarakat terhadap keberadaan kampus Politeknik Acehyang telah menunjukkan prestasinya dalam mengelola pendididkan tinggi Politeknik menjadi tempat yang baik untuk menuntut ilmu, melatih kterampilan, menbangun karakter dengan kepribadian yang unggul untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Direktur mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika Politeknik Aceh yang telah berjuang keras dalam proses pembelajaran selama ini sehingga mendapatkan hasil akreditasi institusi yang sangat memuaskan. “Akreditasi bukanlah tujuan akhir,tapi hasil ini menjadi acuan untuk bekerja lebih baik lagi demi meningkatkan kualitas lulusan yang terampil dan kompeten sesuai dengan visi dan misi Politeknik Aceh,” ungkap pria yang kerap disapa Hanafi ini.

Politeknik Aceh juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah banyak memberikan dukungan, seperti Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemerintah Aceh, dan Kopertis Wilayah XIII Aceh, serta berbagai perusahaan swasta / BUMN baik yang ada di Aceh maupun luar Aceh yang terus berkomitmen memajukan pendidikan di Aceh. Kesejahteraan Masyarakat Aceh akan semakin mudah terwujud bila institusi pendidikan, pemerintah, dan dunia usaha bekerjasama mempersiapkan tenaga kerja yang mampu bersaing dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) serta pasar bebas dunia (WTO).